Top Working Tanaman Buah Agar berhasil

4 views

Teknik Top Working Tanaman Buah – Top working adalah cara memperbaiki mutu tanaman dengan cara menyatukan antara tanaman yang sudah dewasa berupa pokok pohon dengan entres yang berkualitas ungul berbuah lebat dan tahan terhadap hama.

Teknik ini adalah solusi bagi para pecinta tanaman yang mungkin dulu pernah menanam tanaman yang popular pada jamannya tapi saat ini telah kehilangan selera karena telah ada varietas baru yang lebih enak dan mungkin juga lebih berkualitas dengan jenis yang sama.

cara mencangkok tanaman

Padahal tanaman yang dulu tumbuh dengan sangat subur jadi jika mau di potong dan di buang dan di tanam yang baru akan memerlukan waktu yang lama untuk tumbuh sampai sebesar ini dan perakaran yang kuat juga sudah dalam sehingga akan mampu menahan kekeringan yang panjang, ketahanan saat kemarau sangat baik karena kegalauan itu munculah teknik ini yang disebut Teknik top working tanaman.

Kelebihan dan Kekurangan Teknik Top Working Tanaman

Sebagai referensi para pecinta tanaman teknik ini mempunyai Kelebihan dan kekurangan antara lain yaitu :

Kelebihan

  • Dari satu pokok pohon batang bawah dapat di beri 3 maupun lebih, entres atau batang mata tunas yang berbeda.
  • Saat kekeringan tidak perlu menyiram karena pohon utama sudah kuat dan mampu mencari sumber air dari dalam tanah.
  • Kesempatan hidup entres atau batang mata tunas lebih besar karena dari satu bawah pokok tanaman bisa di beri lebih dari dua entres tanaman yang berbeda.
  • Entres atau mata tunas lebih cepat besar karena batang bawah telah memilili akar yang banyak sehinga mampu mencari nutrisi dan unsur hara secara luas.

Kekurangan

  • Jika gagal maka batang utama bisa saja ikut mati.
  • Kalau batang utama yang pertama telah berbuah, ketika melakukan teknik ini maka kita harus menunggu lagi hasil buah agak lama.

Persiapan sebelum melakukan Teknik top working

Untuk kelancaran proses top working alat dan bahan jangan sampai lupa

Alat

  1. Pisau okulasi harus yang tajam dan seteril
  2. Grafting tape atau plastik okulasi
  3. Tali rafia untuk pengikatan mata tunas dan pokok batang bawah
  4. Plastik agak besar sebagai cungkup

Bahan

1.Entres harus dari bibit yang unggul yaitu berbuah lebat banyak dan enak juga tahan terhadap hama dan usahakan yang akan muncul tunas atau terlihat seperti “jerawat yang sudah memutih” agar nantinya jika berhasil teknik ini lagsung tumbuh saat kita sudah sisipkan di pokok pohon bawah setelah dapat entres atau mata tunas yang kita inginkan.

Buatlah potongan miring di sisi kiri dan kanan dan bentuknya akan seperti mata kapak, boleh di sisakan satu atau dua daun yang dipotong. kira kira tingal 2 cm dari pangkal tangkai, itu sebagai penanda apakah teknik top working kita berhasil atau gagal tandanya akan keliatan setelah 2 minggu lebih, jika daun masih hijau dan menempel berarti berhasil teknik yang kita lakukan.

2.pokok batang bawah yang sudah besar dan tidak mungkin di pindahkan. Tetapi sebelum kita praktekan harus dilihat kondisi tanaman yaitu batang atas dan bawah jika keduanya dalam masa dorman, maka kita buat menjadi aktif dengan cara memberi pupuk. Tapi kadang sulit membuat aktif pada tanaman yang besar. Saat itu terjadi harus sabaaaaaaaar dan berdoaaaa..hehe

Tapi jika sudah aktif kita langsung potong pohon utama setinggi 1m dan dilanjut sisipkan di sela-sela antara kulit dan kayu.

Baca juga artikel kami lainnya disini

Cara Melakukan Teknik Top Working Tanaman

  1. Masukan pisau yang agak runcing kemudian agak di congkel agar kulit dan kayu dapat terbuka dan kemudin masukan mata tunas yang berbentuk kapak.
  2. jika telah pas balutlah mengunakan grafting tape atau plastik okulasi kemudian baru di tali rafia supaya kuat entres atau batang atas menyatu sempurna dan tidak ada lubang udara yang bisa memperlambat proses penyembuhan luka. Bisa juga adanya udara yang terperangkap palah membuat busuk, karena udara lembab yang kita butuhkan untuk menjaga mata tunas akan menghasilkan tetesan air pada sambungan entres dan pokok batang bawah.
  3. setelah ikatan telah cukup kuat dan tempelan telah menyatu sempurna barulah mata tunas di cungkup mengunakan plastik agar tidak terkena terik matahari secara langung, karena akan mengakibatkan tunas atau entres kering dan tidak terkena air hujan supaya tidak busuk pada sambungan tempelan.
  4. Setelah sabar menunggu selama kurang lebih 3 minggu, bila masih kelihatan hijau segar berarti kita berhasil dalam mempraktikan teknik top working ini, tapi jangan di lepas dulu tali antara entres atau mata tumas dan pokok batang bawah.
  5. Jika memang sudah keluar tunas baru yang muncul saat itu kita buka tapi jika masih hijau dan belum tumbuh tunas biarkan dalam cungkup, tunggulah sampai benar-benar entres atau mata tunas dan pokok batang bawah menyatu ditandai telah ada lekukan-lekukan batang mata tunas atau bisa juga batang entres atau mata tunas telah membesar, tetapi jika masih hijau dan belum tumbuh tunas baru, biarkan saja dulu dalam cungkup hingga tunas baru tumbuh.

Namun jika kelihatan hitamnya wasalam kita gagal dan harus mengulanginya lagi mungkin ada yang kurang dalam melakukan teknik top working ini. cara mengulanginya sama seperti diatas tapi kita cari sisi yang belum terbuka karena congkelan pertama.

Video Hasil Top Working Tanaman Buah Mangga

Berikut ini merupakan video hasil top working yang telah kami prakekkan dan berhasil, silahkan lihat video ini

Kegagalan teknik top working tanaman buah bisa karena mata tunas dan pokok bawah yang memang sama-sama belum siap atau dalam masa dormansi dimana di masa itu tunas tidak akan tumbuh dan batang bawah akan sulit di congkel, jadi antara kayu dan kulit tidak bisa membuka sempurna.

Karena syaratnya memasukan entres atau batang mata tunas batang bawah harus bisa membuka sempurna, jadi akan kelihatan kayunya bukan kulit bagian dalam. Jadi entres atau mata tunas harus menempel ke kambium yang terdapat pada kayu bagian dalam.

Untuk mengecek pohon batang bawah dalam masa aktif apa tidak, bisa dilihat daun atau tunas bila keluar tunas-tunas baru dapat di pastikan sedang aktif atau bisa juga dengan menipiskan kulit atau di sisrik agar tipis kemudian kerat kulit yang telah di sisrik tersebut baru di sayat atau di tarik ke bawah jika kulit dan batang mudah di kelupas dan kayu banyak lendirnya itu berarti kambium sedang aktif.

Saat kambium sedang aktiflah kita baru biasa potong pohon yang kita gunakan pokok bagian bawah.

Tetapi jika memang setelah berbagai cara dilakukan dan gagal juga, tunggulah pohon tersebut tumbuh tunas dari pokok batang bawah dan kita ganti dengan sambung pucuk, dari tunas-tunas yang tumbuh dari pokok batang bawah.

Demikianlah sedikit pembahasan kami tentang teknik top working tanaman buah, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca semuanya.

 

One thought on “Top Working Tanaman Buah Agar berhasil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *