Cara Kombinasi Toping Dan Top Working Mangga Yang Unik

2 views

Cara kombinasi toping dan top working mangga – Hallo sobat semuanya di seluruh indoneaia semoga kalian sehat dan dapat limpahan kasih sayang dari Allah swt, Amin. Kali ini kami tutorial tanaman akan memberikan sedikit pengetahuan kami tentang perbaikan mutu pada tanaman mangga yaitu dengan cara kombinasi antara toping dan top working.

Kenapa kami melakukan teknik kombinasi ini pada pohon mangga? Karena pohon mangga banyak ditanam masyarakat indonesia sebagai tanaman yang sering ditanam di pekarangan rumah. Dan sangat sayang jika tanaman tersebut harus dipotong dan dibuang karena hanya masalah tertentu seperti sudah tidak produktif, tanaman selalu mudah terserag hama, buah tidak enak dan berbagai alasan yang lain.

Dari rasa sayang itu munculah keinginan untuk menyelamatkan tanaman yang sudah memiliki perakaran yang baik itu supaya tidak ditebang dan dibuang, karena tehnik ini diperuntukan untuk tanaman yang telah tumbuh besar.

Teknik perbanyakan tanaman seperti ini baiknya dilakukan dipagi hari, karena saat itulah kambium sedang aktif membelah. Tapi bolehlah sebelum melakukan teknik perbaikan mutu tanaman dengan cara kombinasi toping dan top working mangga ini, cuci muka tangan dan kaki kmudian sholat dhuha dulu..hehe

Pohon mangga yang telah tumbuh dan kurang, kita harapkan hasilnya maka itulah yang akan diperbaiki mutunya.

A. Alat dan bahan yang diperlukan untuk cara kombinasi toping dan top working mangga

Siapkan dahulu alatnya seperti:

  • Pisau okulasi atau pisau dapur yang tajam dan diusahakan tebal dan lancip. Kenapa harus tebal dan lancip? Itu bertujuan untuk mencongkel kulit mangga yang agak tebal.

  • gergaji

  • Tali rafia atau bisa juga gunakan tali karet ban dalam. Ini akan membutuhkan agak banyak tergantung besar kecil pohon.

  • Plastik klip warp atau plastik biasa yang agak besar dan lebar. Plastik ini nantinya sebagai penutup entres batang mata tunas supaya tidak terkena sinar matahari secara langsung dan terkena air.

Selain bahan juga siapkan pohon mangga yang akan diperbaiki mutunya yaitu :

  • setelah tersedia alat langsung saja menuju ke pahon yang akan di perbaiki mutunya. Kemudian cari sisi batang utama yang akan di lakukan teknik ini yaitu cari yang lurus agar nantinya mempermudahkan dalam pengerjaannya.

  • Setelah di dapat batang utama yaitu batang yang kambium sesang aktif di tandai dengan tanaman sedang bertunas atau muncul daun-daun baru. Kenapa harus kambium aktif?? Karena saat kambium aktif, kulit tanaman tersebut mudah dikelupas atau kulit mudah dipisahkan dengan batang.

  • Langsung setelah batang utama didapatkan, batang utama tersebut di gergaji setinggi kira-kira 1 meter dari permukaan tanah. Penggergajian hanya perlu kira-kira sepertiga dari batang atau bisa juga di kira-kira seberapa yang di perlukan untuk meletakkan entres atau batang mata tunas.

  • Setelah penggergajian awal lanjut ke pengergajian yang ke dua yaitu menyamping dari atas kebawah dan harus bertemu dengan pengergajian yang pertama tadi. Panjang pengergajian samping yang kedua  ini kira-kira 15cm. Jika telah selesai penggergajian akan membentuk seperti setengah dari segitiga sama kaki.

Lanjut dengan persiapan entres atau batang mata tunas sebagai berikut :

  • Yang pertama dimulai dari persiapan dalam menentukan kualitasnya yaitu di cari dari tanaman yang memiliki buah yang enak, lebat besar dan tahan terhadap penyakit.

  • Lanjut ke pemilihan yang kedua yaitu cari entres yang sudah siap untuk tumbuh dengan ciri-ciri sudah terlihat seperti jerawat yang telah matang berwarna putih.

  • Jika ada entres atau batang mata tunas di cari dari tanaman yang telah tumbuh lama atau telah lama hidup itu sebagai pertanda bahwa tanaman tersebut mampu melewati berbagi iklim dan cuaca tapi ini jika ada jika pun tidak ada tidak mengapa.

B. Langkah-langkah cara kombinasi toping dan top working mangga

Untuk mendapatkan hasil yang baik dan berhasil dalam melakukan teknik ini alangkah baiknya anda ikuti langkah-langkah berikut ini :

  • Setelah entres atau batang mata tunas yang baik telah didapatkan, samakan dulu panjang entres yang akan digunakan, panjang entres atau batang mata tunas tidak boleh melebihi panjang penggergajian diatas.

  • Irislah seperti membentuk sebuah kapak tapi irisan ini tidak seperti kapak sempurna karena pengirisan dilakukan yang satu lebih panjang dan sebelahnya lebih pendek.

  • Untuk yang panjang kira-kira diiris miring sepanjang kira-kira 4 cm. pengirisannya ini nantinya yang akan menempel di batang kayu pohon utama dan yang pendek kira-kira 2 cm yang mengarah luar atau nempel ke kulit.

  • Setelah pengirisan lanjut ke pencongkelan batang utama yang tadi telah di gergaji. Congkel kulit dengan mengunakan pisau okulasi atau pisau lancip yang telah di persiapkan sebelumya, dicongkel dengan hati hati, setelah dicongkel dan direngangkan barulah entres atau batang mata tunas di masukan di sela antara kulit dan batang.

  • Jangan dimasukkan pas congkelan pisau karena biasanya kambium rusak di bekas congkelan itu, dan jangan pula digoyang-goyang dan digeser-geser, jika masih kurang masuk maka pencongkelan dengan pisau okulasi yang lebih kuat agar congkelan tambah besar, jangan entres atau batang mata tunas yang di tekan paksa untuk memasukannya.

  • Entres atau batang mata tunas harus masuk sempurna hingga tidak telihat irisannya, karena jika masih terlihat maka akan sulit bagi tanaman menutupnya. Sehingga proses penyembuhan luka akan lama dan juga area penempelan jadi lebih sedikit. jika semua itu terjadi di takutkan akan gagal proses keberhasilannya.

  • Satu batang gergajian batang utama bisa di beri lebih dari dua mata tunas, tergantung besar dan kecilnya batang utama yang digergaji dan juga bisa di beri berbagai jenis mangga dalam satu pohon utama.

  • Setelah masuk sempurna barulah pengikatan dilakukan. Pengikatan harus benar-benar merapatkan dan menyatukan entres dan batang utama, jangan sampai kendor sehingga ada udara yang terperangkap disela antara entres dan batang utama. Jangan terlalu kuat pula karena kambium juga mudah terkoyak. Kekuatan Pengikatan harus sedang-sedang saja, tapi terpenuhi inti dari pengikatan itu.

  • Setelah itu lanjut ke pembungkusan atau pembalutan mata tunas beserta batang utama, bungkus menggunakan klip warp atau dengan plastik yang agak besar. Balutkan sampe benar-benar menutup sempurna sehingga air tidak bisa masuk dan kelembapan dapat terjaga yang di harapkan dapat mempercepat tumbuhnya tunas dari entres yang dikerjakan tadi.

  • Jangan lupa atas dan bawah dari balutan plastik tadi diikat yang kuat, bisa dengan tali rafia atau dengan tali karet ban bekas. Untuk saran mengunakan karet ban bekas tadi, karena karet bersifat elastis yang mudah menyesuaikan dengan ukuran besar kecilnya batang sehingga ikatan akan rapat  untuk menahan air masuk.

  • Setelah semua proses terlaksana, yang bisa dilakukan hanyalah berdoa dan menunggu, kira-kira akan muncul tunas baru setelah 21 hari, dan akan terlihat pula jadi dan tidaknya teknik atau cara kombinasi toping dan top working mangga ini. Tapi semoga berhasil kalian yang mencoba teknik ini.

C. Video Cara Kombinasi Toping dan Top Working Mangga

Untuk para pembaca yang masih kurang paham terhadap artikel yang telah kami tulis diatas, lihatlah video berikut ini agar mendapat gambaran bagaimana cara kombinasi toping dan top working mangga ini kami praktekkan.

Untuk hasilnya silahkan tonton video dibawah ini

Terima kasih semoga bermanfaat salam dari kami tutorial tanaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *